His name is Guts, the Black Swordsman, a feared warrior spoken of only in whispers. Bearer of a gigantic sword, an iron hand, and the scars of countless battles and tortures, his flesh is also indelib...
Action · Adventure · Drama
Author: Kentarou Miura, Kouji Mori, Studio Gaga, Marc Bernabé, Paweł Dybała

Ch. 386— Bisa Kau Menangkap Burung yang Bermigrasi di Atas Awan?
Ch. 385— Perubahan Arus
Ch. 384— Cermin Air yang Bergerak dan Sisa Cahaya Api Gaib
Ch. 383— Anadi-avidya
Ch. 382— Ruang Pemakaman
Ch. 381— Bulan Sabit Bersinar di Punggung Sang Buangan
Ch. 380— Bayangan Mati Dua Kali
Ch. 379— Mereka yang Menari di Kedalaman Neraka
Ch. 378— Assassin yang Diundang
Ch. 377— Ular Berbisa di Dadanya
Ch. 376— Permukaan Laut Bergetar Dan Bayangan Perang yang Dahsyat
Ch. 375— Fajar Menyingsing di Kabut Malam Yang Tak Kunjung Hilang
Ch. 374— Apa Hewan Buas Hitam Yang Tertidur Masih Menunggu Waktunya?
Ch. 373— Cincin Besi Berkarat Yang Menjerat
Ch. 372— Gagak Merah Tidur di Sangkarnya
Ch. 371— Obor yang Meredup Di Malam Gelap Gulita
Ch. 370— Pengungsi Laut Barat
Ch. 369— Pulau yang Memudar
Ch. 368— Pelahap
Ch. 367— Kabut Memudar Saat Bunga Sakura Berjatuhan
Ch. 366— Mata Pusaran
Ch. 365— Ketenangan Bulan Memudar
Ch. 364— Air Mata Embun Pagi
Ch. 363— Monyet Melompat
Ch. 362— Gambaran Kematian
Ch. 361— Celah
Ch. 360— Taman Pohon Sakura
Ch. 359— Penghalang
Ch. 358— Fajar Sebuah Kerajaan
Ch. 357— Pulang Penuh Kemenangan Saat Fajar
Ch. 356— Jötunn
Ch. 355— Di Bawah Pohon Yang Disinari Matahari
Ch. 354— Kebangkitan
Ch. 353— Fragmen Terakhir
Ch. 352— Pelaku Utama
Ch. 351— Hutan Mayat dan Pohon Cedar Berjarum
Ch. 350— Fragmen Memori
Ch. 349— Koridor Mimpi
Ch. 348— Gurun yang Suram
Ch. 347— Raja Badai Bunga
Ch. 346— Elfhelm
Ch. 345— Guru Besar
Ch. 344— Desa Para Penyihir
Ch. 343— Boneka Api
Ch. 342— Pendaratan
Ch. 341— Peluncuran
Ch. 340— Pertarungan Malam
Ch. 339— Ibukota Kerajaan Di Bawah Sinar Bulan
Ch. 338— Pembunuh Senja
Ch. 337— Jembatan Perpisahan
Ch. 336— Pandemonium
Ch. 335— Hak Ilahi Para Raja
Ch. 334— Kota Pria
Ch. 333— Surga
Ch. 332— Gerobak Tertutup
Ch. 331— Bunga Musim Semi Dari Masa Lalu (3)
Ch. 330— Bunga Musim Semi Dari Masa Lalu (2)
Ch. 329— Bunga Musim Semi Dari Masa Lalu (1)
Ch. 328— Bintang Jatuh
Ch. 327— Permukaan
Ch. 326— Sirene
Ch. 325— Duyung (2)
Ch. 324— Duyung (1)
Ch. 323— Panggilan Dari Kedalaman
Ch. 322— Seni Ledakan
Ch. 321— Dewa Laut (3)
Ch. 320— Dewa Laut (2)
Ch. 319— Dewa Laut (1)
Ch. 318— Beastman
Ch. 317— Bulan Purnama (2)
Ch. 316— Bulan Purnama (1)
Ch. 315— Kapal Bertentakel
Ch. 314— Tentakel Manusia
Ch. 313— Penghuni Laut Jahat
Ch. 312— Gadis Dari Ombak yang Menderu
Ch. 311— Pulau Terpencil
Ch. 310— Kapal Hantu (3)
Ch. 309— Kapal Hantu (2)
Ch. 308— Kapal Hantu (1)
Ch. 307— Falconia
Ch. 306— Fantasia
Ch. 305— Penciptaan
Ch. 304— Celah
Ch. 303— Lampu Latar
Ch. 302— Penerbangan
Ch. 301— Kekacauan
Ch. 300— Cenayang Falcon
Ch. 299— Medan Perang Monster
Ch. 298— Melepas Iblis
Ch. 297— Dewa Kebutaan Raksaksa
Ch. 296— Guncangan Langit
Ch. 295— Shiva
Ch. 294— Exodus
Ch. 293— Kegelapan Sunyi
Ch. 292— Kabut Kematian
Ch. 291— Mimpi Ramalan
Ch. 290— Lolongan dari Kegelapan
Ch. 289— Pertempuran Laut (2)
Ch. 288— Pertempuran Laut (1)
Ch. 287— Gelembung Kesia-siaan
Ch. 286— Di atas kapal
Ch. 285— Pahlawan
Ch. 284— Tentara Reguler Midland
Ch. 283— Gulungan Angin
Ch. 282— Medan Perang yang Terkoyak
Ch. 281— Serangan Kejutan
Ch. 280— Invasi Besar-besaran (2)
Ch. 279— Invasi Besar-besaran (1)
Ch. 278— Berlayar
Ch. 277— Peluru Manusia
Ch. 276— Rumpun Awan
Ch. 275— Serangan Tentara Iblis
Ch. 274— Kaisar Guntur
Ch. 273— Ledakan Api
Ch. 272— Penggulung
Ch. 271— Sihir Timur
Ch. 270— Paramarisha Sen'an'i Daiba (Jendral Penyihir)
Ch. 269— Monster Pedang
Ch. 268— Tongkat Api
Ch. 267— Teluk Panggang
Ch. 266— Kota Binatang Iblis (2)
Ch. 265— Kota Binatang Iblis (1)
Ch. 264— Wahyu Ilahi
Ch. 263— Invasi Binatang Iblis
Ch. 262— Proklamasi Perang
Ch. 261— Sangkar Burung Berkarat
Ch. 260— Intrusi
Ch. 259— Harimau Kerasukan
Ch. 258— Penguasa Wilayah Keagamaan
Ch. 257— Duel
Ch. 256— Ruang Barisan Tiang
Ch. 255— Pesta Dansa
Ch. 254— Ibu
Ch. 253— Lily Putih di Ladang
Ch. 252— Di taman
Ch. 251— Vandimion
Ch. 250— Kepulangan
Ch. 249— Makan Malam yang Sedikit
Ch. 248— Pejuang
Ch. 247— Pertumpahan Darah
Ch. 246— Rajawali dan Burung hantu Dermaga
Ch. 245— Kota para Manusia
Ch. 244— Navy Yard
Ch. 243— Manusia Super (Jnanin)
Ch. 242— Deru Laut
Ch. 241— Monster Laut (Makara)
Ch. 240— Kabut Gaib
Ch. 239— Familiar
Ch. 238— Bocah lelaki di bawah sinar Bulan
Ch. 237— Pertanda yang Diproklamirkan
Ch. 236— Suara Lautan
Ch. 235— Putri terbangun dari tidurnya
Ch. 234— Dewa Iblis
Ch. 233— Kesatria Iblis
Ch. 232— Daka
Ch. 231— Kaisar Teror
Ch. 230— Kota Iblis
Ch. 229— Perpisahan Sang Api
Ch. 228— Kedalaman Api Neraka
Ch. 227— Naga Api
Ch. 226— Zirah Berserker (2)
Ch. 225— Zirah Berserker (1)
Ch. 224— Kobaran Api (2)
Ch. 223— Kobaran Api (1)
Ch. 222— Bekas Cakaran
Ch. 221— Teman
Ch. 220— Tuan Putri Pelacur Lautan Rahim
Ch. 219— Sekitar Dunia Lain
Ch. 218— Penebusan
Ch. 217— Retribusi
Ch. 216— Noda
Ch. 215— Qliphoth
Ch. 214— Shaman
Ch. 213— Air Mengamuk
Ch. 212— Gerombolan Jahat (2)
Ch. 211— Gerombolan Jahat
Ch. 210— Rahasia Do'a
Ch. 209— Sihir
Ch. 208— cermin dosa
Ch. 207— Pedang Sihir
Ch. 206— Serangan Troll
Ch. 205— Ambisi dan Cerminan
Ch. 204— Desa Enoch
Ch. 203— Elemen
Ch. 202— Batu Sihir
Ch. 201— Dunia Astral
Ch. 200— Rumah Pohon Roh (2)
Ch. 199— Rumah Pohon Roh (1)
Ch. 198— Penyihir
Ch. 197— Trolls
Ch. 196— Seperti Bayi
Ch. 195— Malam Bintang Jatuh
Ch. 194— Sayap Cahaya dan Kegelapan
Ch. 193— Lambang Pedang terbang
Ch. 192— Iblis Perang
Ch. 191— Reuni Hutan Belantara
Ch. 190— Taring Ego
Ch. 189— Waktu Yang Tersebar
Ch. 188— Perjalanan Musim Dingin (2)
Ch. 187— Perjalanan Musim Dingin (1)
Ch. 186— Salju dan Api (final act)
Ch. 185— Salju dan Api
Ch. 184— Teriakan Perang Angin (2)
Ch. 183— Teriakan Perang Angin (1)
Ch. 182— Serangan Ganas kushan
Ch. 181— Prolog Perang
Ch. 180— Tidak Berubah
Ch. 179— Pendekar Pedang Monster VS. Pendekar Pedang Hitam
Ch. 178— Reuni di Bukit Pedang
Ch. 177— Dunia Sewa
Ch. 176— Tekad dan Keberangkatan
Ch. 175— Kedatangan
Ch. 174— Fajar
Ch. 173— Langit Runtuh
Ch. 172— Resonasi
Ch. 171— Gelombang pasang kegelapan (2)
Ch. 170— Gelombang pasang kegelapan (1)
Ch. 169— Mereka yang berpegang teguh, Mereka yang berjuang
Ch. 168— Pendeta Monster (2)
Ch. 167— Pendeta Monster (1)
Ch. 166— Ikan Melompat
Ch. 165— Bayangan Ide (3)
Ch. 164— Bayangan Ide (2)
Ch. 163— Bayangan Ide (1)
Ch. 162— Runtuh
Ch. 161— Mati Syahid
Ch. 160— Pertanda
Ch. 159— Yang Terancam
Ch. 158— Dia yang tidak diketahui di kedalamannya kedalaman
Ch. 157— Malaikat Neraka
Ch. 156— Mereka yang menari di puncak, mereka yang merayap dalam kedalaman
Ch. 155— Jaring Laba-laba
Ch. 154— Aliran darah orang mati (2)
Ch. 153— Aliran darah orang mati
Ch. 152— Gadis Besi
Ch. 151— Tawanan
Ch. 150— Tebing
Ch. 149— Ambush
Ch. 148— Reuni